
KUNINGAN – Upaya mencegah anemia pada remaja putri terus digencarkan di lingkungan sekolah. SMP Negeri 2 Maleber bersama petugas Puskesmas melaksanakan Pemantauan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) bagi seluruh Remaja Putri (Rematri) kelas VII, VIII, dan IX, Senin (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 2 Maleber tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan zat besi, khususnya bagi remaja putri yang berada dalam masa pertumbuhan.
Dua petugas Puskesmas, yakni Tary Rusmiati, A.Md.Keb. dan Noviyanti Dewi, S.K.M., hadir untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada para siswi mengenai pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara teratur.
Kegiatan tidak hanya diarahkan pada pemantauan konsumsi TTD, tetapi juga menjadi momentum edukasi kesehatan bagi peserta didik. Para remaja putri diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah anemia agar tetap sehat, aktif, dan mampu mengikuti kegiatan belajar dengan optimal.
Kepala SMPN 2 Maleber, Arief Muhammad Firmansyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kesehatan peserta didik merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan proses pendidikan.
“Sekolah tidak hanya bertugas memberikan pendidikan akademik, tetapi juga harus memastikan peserta didik tumbuh sehat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran para remaja putri bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi penting untuk masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas menjadi langkah strategis dalam memberikan pendampingan kesehatan kepada peserta didik.
“Kami mengapresiasi dukungan Puskesmas dalam melakukan pemantauan dan edukasi. Sinergi seperti ini akan terus kami dorong agar budaya hidup sehat semakin tumbuh di lingkungan SMPN 2 Maleber,” tambahnya.
Sementara itu, petugas Puskesmas Tary Rusmiati, A.Md.Keb., menekankan pentingnya kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah sebagai salah satu langkah pencegahan anemia.
“Remaja putri membutuhkan asupan zat besi yang cukup. Karena itu, konsumsi Tablet Tambah Darah secara teratur perlu menjadi kebiasaan. Kami berharap melalui pemantauan di sekolah, para siswi semakin memahami manfaatnya dan tidak menganggap TTD sebagai sesuatu yang sepele,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Noviyanti Dewi, S.K.M. Ia menjelaskan bahwa edukasi kesehatan kepada remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri.
“Pendampingan sejak usia sekolah sangat penting. Kami ingin para remaja putri memiliki pengetahuan yang benar tentang anemia, pentingnya zat besi, serta kebiasaan hidup sehat,” katanya.
Pemantauan TTD bagi Rematri kelas VII, VIII, dan IX ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara SMPN 2 Maleber dan Puskesmas dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Lebih dari sekadar kegiatan kesehatan, program tersebut menjadi bagian dari investasi sumber daya manusia. Remaja putri yang sehat diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih produktif, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.
(SMPN 2 Maleber)




