
KUNINGAN — Setelah bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah dari sampah plastik, murid SMP Negeri 2 Maleber, Kabupaten Kuningan, mendapatkan pembekalan mengenai budaya hidup sehat dan pencegahan kenakalan remaja, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan di lingkungan SMP Negeri 2 Maleber dan diberikan oleh mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).
Kegiatan ini menjadi rangkaian pembinaan peserta didik setelah sebelumnya seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan.
Materi budaya hidup sehat memberikan pemahaman kepada murid mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, materi kenakalan remaja diarahkan untuk meningkatkan kesadaran murid terhadap berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat muncul pada masa remaja serta dampaknya terhadap diri sendiri, keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.
Kepala SMP Negeri 2 Maleber, Arief Muhammad Firmansyah, M.Pd., mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang diberikan oleh mahasiswa PLP UNISA Kuningan tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif karena anak-anak mendapatkan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan mereka. Setelah bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mereka juga mendapatkan edukasi bagaimana menjaga kesehatan diri dan bagaimana menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja,” ujar Arief.
Menurutnya, pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan membekali peserta didik dengan kecakapan hidup.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hidup sehat harus menjadi budaya, sementara perilaku yang mengarah pada kenakalan remaja harus dicegah sejak dini,” katanya.
Arief juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa PLP UNISA Kuningan yang telah berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada peserta didik.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa PLP UNISA Kuningan, khususnya dari Prodi PJKR, yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan murid-murid kami. Kolaborasi seperti ini sangat bermanfaat dalam memperkaya pengalaman belajar peserta didik,” tambahnya.
Sementara itu, penyuluhan yang diberikan mahasiswa PLP menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan pendidikan secara langsung.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pembentukan generasi muda yang sehat, berkarakter, serta mampu mengambil keputusan positif dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.
Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, SMP Negeri 2 Maleber berharap para murid semakin memahami bahwa menjaga kesehatan diri, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjauhi perilaku negatif merupakan bagian penting dari proses menjadi generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat BERDIKARI — Bersih, Disiplin, dan Berkarya Inovatif yang menjadi bagian dari budaya SMP Negeri 2 Maleber dalam membangun karakter dan mengukir prestasi.




