
KUNINGAN – Hujan deras disertai angin kencang yang diduga merupakan angin puting beliung menerjang lingkungan SMP Negeri 2 Maleber, Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan, pohon tumbang, serta plang nama sekolah roboh.
Dampak kejadian terlihat di beberapa titik lingkungan sekolah. Sejumlah pohon dan ranting patah maupun tumbang, beberapa bagian atap dan genting bangunan mengalami kerusakan, serta terdapat ruang kelas yang mengalami kebocoran. Pohon tumbang di area depan sekolah bahkan sempat menghalangi akses lalu lintas jalan di sekitar sekolah.
Meskipun menimbulkan kerusakan pada sejumlah sarana dan prasarana, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak SMP Negeri 2 Maleber segera melakukan pemeriksaan kondisi lingkungan, mengamankan area yang berpotensi membahayakan, serta menyelamatkan perangkat dan peralatan pendukung pembelajaran, termasuk perangkat digitalisasi pembelajaran. Pihak sekolah juga segera menyampaikan laporan kejadian kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan SMP.
Dinas Pendidikan Tinjau Langsung Lokasi Kejadian
Sebagai bentuk respons dan tindak lanjut atas laporan tersebut, pada Jumat pagi (30/10/2026), Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Aji Hardiman, S.E., M.Si., bersama Pengawas Sekolah, Andri Maulana Awaludin, M.Kom., meninjau langsung lokasi kejadian.
Kunjungan tersebut dilaksanakan atas instruksi Kepala Bidang Pembinaan SMP, Rizal Arif Gunawan, S.E., M.Si. Dalam peninjauan tersebut, Kasi Sarpras dan Pengawas Sekolah melihat secara langsung kondisi bangunan, fasilitas sekolah, serta lingkungan yang terdampak angin kencang. Selain itu, diberikan sejumlah arahan kepada pihak sekolah terkait langkah penanganan awal, pengamanan sarana prasarana, dan upaya pemulihan kondisi lingkungan sekolah.
Gotong Royong Pulihkan Lingkungan Sekolah
Selain berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah juga menjalin komunikasi dengan Pemerintah Desa Mekarsari dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penanganan terhadap sejumlah pohon yang tumbang maupun pohon lain yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.
Semangat kebersamaan dan kepedulian juga terlihat dalam kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh warga sekolah. Di bawah arahan Kepala SMP Negeri 2 Maleber, Arief Muhammad Firmansyah, M.Pd., para murid, guru, dan staf tata usaha bahu-membahu membersihkan serta membereskan lingkungan sekolah pascakejadian.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan ranting dan dedaunan, penataan kembali area halaman, serta pengamanan lingkungan sekolah agar aktivitas pendidikan dapat kembali berlangsung dalam kondisi aman dan nyaman.
Kepala SMP Negeri 2 Maleber, Arief Muhammad Firmansyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga sekolah tentang pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di lingkungan satuan pendidikan.
“Kami bersyukur dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Meskipun terdapat beberapa kerusakan sarana dan prasarana sekolah, prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan seluruh warga sekolah, mengamankan fasilitas dan perangkat pembelajaran, serta segera memulihkan kondisi lingkungan agar kegiatan pendidikan dapat berjalan kembali dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, pengawas sekolah, Pemerintah Desa Mekarsari, BPBD, serta seluruh warga sekolah yang telah memberikan perhatian, arahan, dan dukungan dalam penanganan pascakejadian.
“Peristiwa ini mengajarkan kita bahwa sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran, tetapi juga komunitas yang harus memiliki kepedulian, kesiapsiagaan, dan solidaritas. Melalui semangat gotong royong, kita berupaya bangkit dan menata kembali lingkungan sekolah. Keselamatan adalah prioritas, kebersamaan adalah kekuatan,” tambahnya.
Pihak sekolah selanjutnya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi bangunan dan sarana prasarana yang terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan dan perbaikan lebih lanjut.
Melalui kejadian ini, SMP Negeri 2 Maleber berkomitmen untuk semakin memperkuat budaya sadar bencana, meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah, serta memastikan lingkungan pendidikan tetap aman, nyaman, dan mendukung keberlangsungan proses pembelajaran.
Admin_SMPN 2 Maleber